• 21 November 2019

Kofifah : Waspadai Bangunan Sekolah Memasuki Musim Hujan

Gubernur, Kofifah saat meninjau langsung korban SDN Gentong Ambruk. Foto : Sofyan/petaportal.com

PASURUAN | PETAPORTAL – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawangsa menyambagi korban SDN Getong yang ambruk. Ambruknya sekolah dasar di kota pasuruan tersebut masih menjadi keprihatinan khusus orang nomer satu dilingkungan Pemprof Jawa Timur.

Dengan didampingi langsung oleh Kapolres Kota Pasuruan, AKBP Agus Sudarto, kofifah mengecek langsung kondisi kerumah duka korban. Dalam peryataanya Kofifah sangat prihatin atas apa yang menimpa siswa SD Gentong. Kofifah juga mengungkapkan jika dirinya merasa getir terhadap peristiwa yang terjadi pada SDN Gentong abruk hingga memakan korban meninggal. Dirinya berharap agar peristiwa yang sama tidak terulang di daerah lain khususnya daerah Jawa Timur. “Kami sangat prihatin atas apa yang menimpa salah satu SD di Kota Pasuruan ini,” ucapnya dihadapan para juru tulis yang sejak pagi menantinya.

Kofifah berpesan agar semua sekolah mewaspadai bangunan sekolah yang tergolong sudah tua. Kewaspadaan ini diutarakan oleh Kofifah mengingat sebentar lagi memasuki musim penghujan. Diharapkan semua sekolah yang berada di Jawa Timur melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan sekolah yang memasuki usia tua. Dirinya berharap dengan melakukan pengecekan tersebut akan diketahui lebih cepat bila ada bangunan yang tidak layak huni sebagai sekolah.

Dirinya menegaskan jika kondisi bangunan tidak layak memasuki musim penghujan akan lebih rawan rusak. Termasuk atap – atap sekolah yang telah berusia tua akan rentan terhadap beban air hujan yang dapat menyebabkan kondisi bangunan atap ambruk. “Semua sekolah memasuki musim hujan agar dilakukan pengecekan terhadap bangunan, agar peristiwa serupa dapat di hindarkan,” tukasnya.

Rombongan Gebernur Jatim juga menyambagi rumah sakit yang merawat korban luka, terlihat  Dirut RS. Soedarsono Plt  Dr. Tina Sulistiyan, serta Sekda kota Pasuruan Bahrul Ulum, dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol ARH Burhan Fajar Arifin menyambut kedatangan orang nomer satu di Jatim ini.

Sementara itu berdasarkan keterangan Plt Walikota Pasuruan, Teno saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan proses penyidikan ambruknya SD Gentong saat ini masih ditanggani pihak kepolisian. Pihaknya berpesan agar peristiwa ini dianggap sebagai musibah dan tidak ada hubunganya dengan politik.[sofyan]

Read Previous

Asik Belajar Siswa dan Guru Tewas Tertimpa Atap Sekolah

Read Next

Tukar Ilmu Komda Lansia Denpasar dan Blitar

Tinggalkan Balasan