• 21 November 2019

Mutasi Jabatan, Bupati Harapkan Peningkatan Kinerja

Bupati Blitar melantik 63 pejabat pratama hasil mutasi. Foto: alivia/petaportal

BLITAR | PETAPORTAL – Sebanyak 63 pejabat pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Blitar dimutasi. Pelantikan atau pngambilan sumpah/janji itu dilakukan langsung oleh Bupati Blitar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN), Selasa (05/11) pagi. Pejabat pimpinan tinggi pratama yang dimutasi meliputo pejabat dari eselon II b, III a, III b, IVa dan IV b.

Ditemui usai pelantikan, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM berpesan kepada seluruh pejabat yang telah dilantik agar secepatnya betadaptasi dilingkungan kerjanya yang baru. Karena menurutnya, mutasi merukan kegiatan yang biasa dilakukan pemerintah dalam rangka penyegaran.

“Mutasi ini kan hal biasa. Kita sudah empat kali ini melakukan mutasi. Tentu harapannya agar pejabat yang bekerja ditempat yang baru bisa memberikan dampak yang semakin baik,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan, dalam mutasi kali ini ada yang menjadi staf ahli hingga promosi jabatan. Harapannya para pejabat bisa mengemban tugas dengan baik dan membantu merealisasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar. “Yang kita mutasi ada yang promosi ke jabatan baru, dan ada yang menjadi staf ahli,” tandasnya.

Bupati menambahkan, ada 6 pejabat tinggi pratama yang diperpanjang masa baktinya. Hal itu sudah sesuai dengan peraturan pemerintah pusat jika pejabat tinggi pratama yang menjabat lebih dari 5 tahun maka harus diusulkan di komisi ASN untuk mendapat tambahan 6 bulan masa jabatan.

Adapun 6 pejanat pimpinan tinggi yang diperpanjang, yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris DPRD, dan Kepala Dinas Sosial.

“Jadi perpanjangan masa jabatan pimpinan bisa dilakukan, asalkan memenuhi persyaratan serta beberapa pertimbangan dari kebutuhan organisasi. Kita mempertimbangkan rekam jejak mereka masih dibutuhkan. Makanya kita rekomendasikan untuk diperpanjang, fan hal itu disetujui oleh Komisi ASN,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi mengatakan, pasca mutasi kali ini, Pemkab Blitar akan melakukan seleksi terbuka untuk enam jabatan pimpinan tinggi pratama. Enam jabatan pimpinan tinggi pratama itu diantaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, kemudian Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kepala Satpol PP, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Mengingat tahun 2020 akan digelar Pilkada, maka enam bulan sebelum penetapan pasangan calon atau sejak 8 Januari 2020 kepala daerah dilarang melakukan pergantian pejabat, sehingga enam jabatan itu ditargetkan bisa terisi pejabat baru maksimal akhir tahun 2019,” imbuhnya.[alivia]

Read Previous

Bupati Blitar Ingin Pramuka Berprestasi

Read Next

Asik Belajar Siswa dan Guru Tewas Tertimpa Atap Sekolah

Tinggalkan Balasan