Pemkab Blitar Tak Bisa Menjamin Ganti Rugi Proyek Normalisasi Sungai Sutojayan

BLITAR | PETAPORTAL-Pemkab Blitar memastikan para warga Kelurahan Kedungbunder dan Kelurahan/Kecamatan Sutojayan yang tanhnya terdampak proyek normalisasi Sungai Bogel belum bisa menerima ganti rugi dalam waktu dekat. Mengingat persyaratan untuk pencairan ganti rugi tersebut sampai sekarang masih belum kelar.

Fakta ini tak sejalan dengan rencana Pemkab Blitar yang sebelumnya akan mencairkan pembayaran ganti rugi tahap pertama pada bulan Mei 2019 kepada warga Kelurahan Kedungbunder.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (PUPR) Pemkab Blitar Agus Santosa mengatakan, rencana awal pencairan ganti rugi memang akan dilakukan bulan ini. Namun, rencana tersebut kemungkinan besar mundur.

Hanya saja, pihaknya tidak bisa memprediksi apakah bulan ini bisa dilakukan pencairan tahap pertama atau tidak. Sebab, sampai sekarang beberapa persyaratan untuk pencairan masih belum selesai. Di antaranya penunjukkan tim appraisal yang menaksir harga tanah, pembuatan rekening warga yang terdampak, serta dasar hukum terkait pelepasan tanah dan pihak mana yang nantinya akan menerima tanah yang diganti rugi tersebut.

“Nantinya tanah milik warga yang terdampak tersebut jadi milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) atau milik pemkab, hal ini yang masih digodok,” tandas Agus.

Menurut dia, jika sampai akhir bulan ini seluruh persyaratan pencairan belum selesai, maka pencairan ganti rugi tahap pertama otomatis juga tidak bisa dilakukan pada bulan ini.

“Belum tahu kapan, pokoknya kalau persyaratan sudah selesai semua, pencairan baru bisa dilakukan,” kilah dia ketika didesak kapan pastinya pembayaran ganti rugi tersebut.

Sekadar mengingatkan, awal April tahun lalu Bupati Blitar Rijanto melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya proyek normalisasi Sungai Bogel di Kecamatan Sutojayan. Persisnya 4 April 2018.

Total anggaran untuk proyek pengendalian banjir yang telah lama dinanti ini ini, pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp 185 miliar.Dalam kesempatan itu, Rijanto menjelaskan normalisasi Sungai Bogel, Sungai Gesing dan Sungai Unut Sutojayan dengan bentang sepanjang 7,3 kilometer sudah mulai dilakukan pihak ketiga pelaksana proyek pada bulan April. []

 

Read Previous

Bupati Blitar: Bulan Ramadhan Momen Silaturahmi dan Informasi

Read Next

Tahun ini PNS Pemkab Blitar Rayakan Lebaran Tanpa THR

Tinggalkan Balasan