• 20 September 2020

Pemkab Blitar Tak Punya Perencanaan Matang Hadapi Kekeringan

Kekeringan. Droping air bersih dilakukan oleh Pemkab Blitar sebagai dampak dari kekeringan tahun ini diwilayah Selatan Blitar. Foto: Alivia/petaportal

BLITAR|PETAPORTAL – Musim kemarau yang cukup panjang berdampak kekeringan dibeberapa daerah di Kabupaten Blitar. Satu diantaranya di Kecamatan Panggungrejo yang mengalami kekurangan air bersih.

“Musim kemarau berkepanjangan memang menyebabkan beberapa daerah di Kabupaten  Blitar mengalami kekeringan, yakni di kawasan Blitar selatan,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito, Selasa (08/10)

Suwito mengatakan, kekeringan terjadi setiap tahun. Bahkan menurutnya, waktu dan lokasi yang terdampak juga tetap, karena bisa dipredikai. Sehingga Pemerintah Daerah seharusnya bisa melakukan perencanaan lebih matang terkait penanganan kekeringan itu. Misalnya untuk tahun depan, dengan kejadian tahun ini Pemda bisa menghitung jumlah daerah dan penduduk yang terdampak kekeringan. Sehingga bisa disiapkan kebutuhan air lebih untuk didiatribusikan.

“Ini kan merupakan bencana tahunan bisa dikatakan seperti itu, tapi nyatanya penanganan belum bisa dilakukan maksimal. Sehingga pemkab blitar harusnya memiliki perencanaan yang lebih matang untuk penanganan kekeringan,” tegasnya.

Suwito berharap, dampak kekeringan dimusim kemarau ini tidak meluas. Makanya antisipasi dini memang perlu secepatnya dilakukan.

“yang pasti kami berharap dampak kekeringan di musim kemarau ini tidak meluas dan kedepan bisa dilakukan antisipasi secepatnya,” imbuhnya.[alivia]

Read Previous

Bawaslu Tak Punya Anggaran Rekrut Panwascam

Read Next

Bupati Blitar Harapkan Madrasah Adiwiyata Semakin Banyak

Tinggalkan Balasan